Aku Ingin Memiliki Sahabat Seperti Mereka

28 01 2011

Sahabat merupakan hal yang sangat mempengaruhi dalam kehidupan kita. Seperti apa hidup kita, dapat kita lihat pencerminannya pada diri sahabat-sahabat kita. Hingga pantas Rasulullah sangat menganjurkan kita untuk mencari sahabat yang memiliki akhlak yang terbaik. Seperti perumpamaan ketika berteman dengan penjual minyak wangi kita akan ikut wangi pula. Dan jika kita berteman dengan pandai besi kita akan mendapatkan bau asap dan percikan api.

“Maka dari itu Ya Allah berikan hamba sahabat-sahabat seperti mereka ini…!!!”

Abu Bakar Ash-shiddiq dialah khalifah pertama setelah Rasul wafat dan merupakan sahabat yang paling dekat dengan rasul. Dan dialah orang pertama yang membenarkan Isra Mi’rajnya Rasul, sehingga mendapat gelar Ash-shiddiq. Disaat banyak orang menyebut Rasul gila kerena telah melakukan perjalanan panjang sampai menembus langit tetapi hanya dilakukan dalam satu malam saja. Baca entri selengkapnya »





10 Kerusakan Dalam Perayaan Tahun Baru

3 01 2011

Tahun 2011Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Simak dalam bahasan singkat berikut.

Sejarah Tahun Baru Masehi

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa perayaan tahun baru dimulai dari orang-orang kafir dan sama sekali bukan dari Islam. Perayaan tahun baru terjadi pada pergantian tahun kalender Gregorian yang sejak dulu telah dirayakan oleh orang-orang kafir.

Secara lebih rinci, berikut adalah beberapa kerusakan yang terjadi seputar perayaan tahun baru masehi. Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 228 pengikut lainnya.