“Vina…kok malah melamun sih, ayo buruan whudu, aku udah selesai sholat masak kamu belum juga selesai whudu sih.” Tegur gita pelan.
“I…iya.” Jawabku kaget.
Untungnya Gita dan temen-temen jilbabernya kalau bicara di masjid atau di tempat whudu selalu pelan, jadi gak kedengaran oleh bangsa pria. Apa jadinya kalau Ali dan Budi tahu kalau orang yang mereka bicarakan sedang menguping. Segera kuselesaikan whuduku dan bergegas masuk ke masjid, sebelum disemprot lagi sama Gita.
Kutunaikan dhuhaku dengan tenang. Entahlah, mungkin sudah jadi kebiasaan manusia, mendekat pada-Nya hanya saat dilanda masalah. Tapi biarlah, kepada siapa lagi aku harus mengeluh kalau bukan kepada-Nya. Baca entri selengkapnya »

Komentar Terakhir